pertemuan 3 dan 4

Nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara
1. Pancasila sebagai dasar negara republik Indonesia
Dasar atau falsafah suatu negara adalah cirri khas yang menunjukkan kepribadian bangsa dan negara. Dasar atau falsafah itu terlihat pada peri kehidupan dan tata pergaulan di dalam berbangsa dan bernegara tersebut.
Pancasila sebagai dasar negara memiliki arti penting karena pancasila merupakan sumber hukum dasar nasional yang berlaku dinegara Indonesia, sehingga kedudukan sebagai dasar negara sangat kuat.
Pancasila sebagai dasar negara dan dasar segala hukum yang ada di Indonesia dapat diartikan bahwa setiap perundang-undang di bawahnya tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, kita harus lebih meningkatkan kemampuan untuk mengeluarkan perundang-undangan dalam bidang hukum produk Indonesia yang tidak bertentangan dengan pancasila, selain itu, kita harus lebih kritis terhadap produk perundangan yang telah ada agar tidak bertentangan dengan pancasila.

2. Pemantapan Rumusan Pancasila
Dasar negara Republik Indonesia adalah pancasila. Rumusan dan tata urutan Pancasila yang benar dan sah adalah sebagai berikut:
i.     Ketuhanan Yang Maha Esa
ii.    Kemanusiaan yang adil dan beradab
iii.   Persatuan Indonesia
iv.   Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
v.    Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3.     Arti dan Makna Nilai-nilai Pancasila
a.    Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Nilai dasar ini mengandung pengertian bahwa setiap manusia Indonesia mengakui dan meyakini adanya Tuhan Yang Maha     Esa dengan cara menjalankan segala perintah-Nya berdasarkan agama yang dipeluk dan dianutnya masing-masing.
b.    Penghargaan pada sesama umat manusia
Nilai dasar ini mempunyai arti yang sanngat penting bagi sebagian umat manusia kita adalah sam di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, yang sesuai dengan kemanusiaan yang adil dan beradap. Adil berarti diperlakukan yang sama di hadapan sesama manusia dan beradab berarti perlakuan yang sama itu sesuai dengan derajad kamanusiaan.
c.    Menjunjung tinggi perstuan bangsa
Dari pengalaman hidup bangsa Indonesia diperolah suatu keyakinan bahwa dalam menghadapi berbagai permasalahan, khususnya dalam menjaga eksistensi bangsa diperlukan kesatuan dan persatuan. Persatuan yang mengikat seluruh kekuatan dan potensi bangsa perlu selalu dibina dan dikembangkan demi kelestarian bangsa.
d.    Berlandaskan sistem demokrasi
Pancasila mengandung pula nilai dasar demokrasi. Demokrasi bertitik tolak dari suatu pola pikir bahwa manusia diperlukan dan didudukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan. Setiap individu berhak untuk menyampaikan keinginan, aspirasi, harapan, dan pendapatnya. Salah satu hak asasi manusia adalah kebebasan untuk mengejar kebenaran, keadilan, dan kebahagiaan. Kebebasan dan keadilan ini malandasi idea tau gagasan demokrasi.
e.    Keadilan sosial bagi hidup bersama
Yang dimaksud dengan kesejahteraan adalah kesejahteraan lahir dan batin. Kesejahteraan lahir adalah terpenuhinya kebutuhan dan keperluan lahiriyah yang di antaranya meliputi sandang, pangan, papan, kesehatan; sedang kesejahteraan batin adalah terpenuhinya aspirasi dan keinginan seperti:
•    Pengakuan akan harkat dan martabatnya
•    Kebebasan dalam menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing
•    Memperoleh pelayanan pendidikan secara optimal
•    Memperoleh pelayanan masyarakat yang optimal
•    Terciptanya keamanan, ketertiban, dan ketentraman.

4.     Sejarah Singkat lahirnya pancasila
Kedudukan pokok Pancasila bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)adalah sebagai dasar negara. Pernyataan demikian berdasarkan ketemtuan Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan sebagai berikut :…”maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusywaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.
Kata “berdasarkan” tersebut secara jelas menyatakan bahwa Pancasila merupakan dasar dari NKRI.  Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara ini merupakan kedudukan yuridis formal oleh karena tertuang dalam ketentuan hukum negara, dalam hal ini UUD 1945 pada Pembukaan Alenia IV. Secara historis pula dinyatakan bahwa Pancasila yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa (the founding fathers)  itu dimaksudkan untuk menjadi dasarnya Indonesia merdeka.
Pancasila sebagai dasar negara mengandung makna bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi dasar atau pedoman bagi penyelenggaraan bernegara. Pancasila sebagai dasar negara berarti nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman normatif  bagi penyelenggaraan bernegara.
Konsekuensi dari rumusan demikian berarti seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintah negara Indonesia termasuk peraturan perundang-undangan merupakan pencerminan dari nilai-nilai Pancasila. Penyelenggaraan bernegara mengacu dan memiliki tolok ukur, yaitu tidak boleh menyimpang dari nilai-nilai Ketuhanan, nilai Kemanusiaan, nilai Persatuan, nilai Kerakyatan, dan nilai Keadilan.

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s